Yasmin keluar dari kamarnya. Masih mengenakan baju tidur dan rambut yang berantakan. Wajahnya basah karena air, menandakan perempuan itu baru saja membasuh wajahnya. Perempuan itu turun ke lantai satu menuju kulkas dan mengambil air minum. Setelah menutup pintu kulkas, Yasmin memutar tubuhnya dan saat itulah Yasmin hampir jatuh menabrak kulkas di belakangnya. Kaelan - berdiri di depannya - dengan da-da telanjang dan rambut basah. Hanya satu lembar handuk kecil yang menutupi pinggangnya. Dan Yasmin tak pernah melihat tubuh laki-laki seterbuka itu di depannya, bahkan Kavin sekalipun. "Apa yang kamu lakukan? Cepat pakai pakaianmu, Kaelan!" teriak Yasmin sambil menutup matanya dengan kedua tangannya. Kaelan mendekati Yasmin dan menjauhkan tangan perempuan itu dari matanya. "Kenapa kamu begi

