8

1571 Kata

Cklek Pintu kamar terbuka, Erik yang saat itu sedang duduk berselonjor di ranjang sambil membaca buku bertemakan bisnis, sesaat menoleh. Didapatinya Tita masuk. “Untuk apa Mas masih mengunjungi rumah Yuli?” tanya Tita, seraya duduk di hadapan meja riasnya, untuk melakukan perawatan malah terhadap wajahnya. “Apa Mas masih memiliki niat untuk mengusut kasus kematian Angga?” “Biar ini jadi urusanku.” Tanpa menghentikan bacaanya, Erik menanggapi dengan dingin. “Kita ini suami-istri. Artinya, urusanmu itu urusanku. Memangnya kamu nggak kasihan dengan Sakura? Bagaimana pun dia keponakanmu, Mas. Seharusnya kamu pikirkan juga bagaimana anak itu nantinya, kalau Yuli mendekam di penjara, dan dia tidak memiliki siapa-siapa lagi dalam hidupnya?” Erik menurunkan buku bacaannya. “Daripada kasihan d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN