SB - Chapter 50

2005 Kata

Setelah cukup lama menunggu, akhirnya keluarga Jenar datang ke rumah sakit. Mereka juga sempat memberitahu Keneth, agar membuka perban dimata Jenar ketika semua berkumpul. Diruangan wanita itu, ada Valerie, Putra, Melani, Bilal, dan juga Keneth sendiri. Mereka menunggu saat - saat perban Jenar mulai dipotong oleh Keneth, dan dilepaskan. Jenar masih memejamkan matanya. Lalu, Keneth memberi instruksi kepada Jenar, "Sayang, kamu coba buka mata kamu perlahan." Jenar melakukannya, dia mencoba membuka matanya perlahan meski sedikit kesusahan. Setelah cukup sabar, akhirnya seluruh kelopak matanya terbuka. Pertama kali yang dia lihat adalah wajah tampan suaminya. Memang pertama - tama masih blur, belum terlalu fokus. Namun Jenar mulai terharu, ketika pengelihatannya mulai fokus dan dia bisa d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN