SB - Chapter 35

2164 Kata

Penolakan dari Valerie, tak membuat seorang Putra Raksmana mundur begitu saja. Dia lebih giat menunjukan kesungguhan hatinya untuk bisa merebut kembali apa yang dulu dia miliki. Pria itu memperhatikan Valerie, lebih tepatnya sering berkunjung di rumah sakit untuk mengecek kondisinya sendiri. Meskipun pekerjaannya menggunung, tak akan memundurkan niat dari pria itu. Valerie tidak menolaknya, tapi juga tidak memintanya. Wanita itu hanya ingin mencoba damai dengan masa lalu, mungkin dengan cara seperti ini lah, dia bisa untuk damai dengan masa lalu. "Jangan memegangnya," cegah Putra. "Kenapa?" tanya wanita itu dengan anehnya. "Kamu belum mencuci tangannya, bagaimana jika kuman - kuman yang ada ditanganmu masuk ke dalam pencernaan. Tunggu sebentar." Putra bangkit dan mengambil handuk kem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN