SB - Chapter 42

2003 Kata

Sepulang mengadakan seminarnya dikampus ternama di Jakarta, Delion beristirahat. Dia diberikan segelas air dan beberapa obat oleh seorang pria. Dia tersenyum, “Ken, aku tidak mau memakan obat lagi. Aku merasa lelah hidup seperti ini. Aku mau seperti orang lain yang hidup tanpa meminum obat, memiliki daya tubuh yang kuat.” “Kamu harus tetap meminum obat, aku sudah berjanji dengan Professor untuk menyembuhkan putrinya. Jadi, kamu harus tetap meminum obat.” Delion menerima gelas tersebut, lalu setelah memakan obatnya, dia membaringkan tubuhnya kembali. Keneth, pria yang menemaninya itu gusar, dia tidak tenang sedari tadi. Tangannya saling bertautan, dia kembali memikirkan mengenai tatapan kecewa pada dirinya oleh Jenar tadi. Dia ingin mengejarnya, tapi Delion tidak ingin melepasnya. Dia su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN