SB - Chapter 27

2106 Kata

Kedatangan cucu dari keluarga Raksmana disambut dengan meriah oleh keluarga besar Raksmana. Semua syukuran diadakan dengan sangat mewah dan tak ada kekurangan sama sekali. Meski begitu, ada satu hal yang membuat wanita tua itu sedari tadi cemberut saat mengetahui kelahiran cucu yang dinanti – nantikannya selama ini. Ayu yang sedang menggendong anaknya, mendekati Melani yang cemberut sedari tadi. “Mah, Ayu lihat Mamah dari tadi cemberut terus. Ada apa?” “Gimana nggak cemberut, anak kamu ini perempuan, seharusnya kamu melahirkan anak laki – laki. Anak laki – laki bisa digunakan sebagai penerus perusahaan kita, anak perempuan bisa apa? Dia akhirnya akan pergi kerumah suaminya nanti,” kata Melani dengan sarksa. “Mah, namanya kita hamil, sedapatnya dikasih Tuhan. Bersyukur kita dapat anak ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN