Didalam satu ruangan yang sama, Jenar terlentang dengan menatap langit kamar dengan diam. Sunyi, tak ada suara apapun selain suara jam di dinding yang terpasang. Baru kali ini dia merasakan berdebar yang membuat dia menjadi salah tingkah dan bingung akan melakukan apapun, dia berada disatu ranjang bersama dengan seorang lawan jenis yang tak memiliki ikatan keluarga dengannya. Ya, dia berada disatu ranjang yang sama dengan Keneth. Itu yang menjadi masalah utamanya. Tak jauh berbeda dengan apa yang dirasakan oleh Jenar, Keneth diam sambil mengerjapkan matanya menatap dinding langit. Dia sesekali melirik wanita muda yang berada satu ranjang dengannya, frekuensi sekitar menjadi tegang bukan karena diluar ada badai salju. Tetapi ada hal lain yang membuat ruangan ini menjadi sunyi dan berbeda.

