“Oh, iya, Sayang. Tadi aku ‘kan ke rumah sakit, mau cari kamu karna kamu gak angkat-angkat telpon aku. Pas aku tanya sama beberapa perawat di sana, mereka kok gak kenal sama kamu? Apa nama panggilan kamu di rumah sakit bukan Moja, kayak ada nama panggilan lain biar lebih akrab di dunia kerja gitu?” kata Yuda sembari menatap sang istri. Moja terkejut mendengar itu. Ia berdeham lalu mengalihkan wajah. “Kenapa juga kamu harus dateng ke tempat kerja aku?” cetusnya tampak tak suka. “Aku niatnya mau jemput mobil, Sayang. Ibuk ‘kan tadi di rumah sakit, niatnya aku mau anterin Ibuk pulang, jadi gak repot nyari taksi juga, gitu,” terang Yuda. “Ck, udah aku bilangin, kamu itu ‘kan susah nyari duit. Kamu gak boleh terlalu manjain Ibuk kamu, Yuda. Aku liat kondisi Ibuk kamu juga baik-baik aja, tuh.

