Penyakit yang sangat buruk, adalah jiwa yang rapuh, hilang kepercayaan, dan keringnya kasih sayang. Kenapa kami memilih diam? Karena hanya sedikit orang yang bisa kami percayai. Mendengarkan dengan tulus, tanpa menghakimi, tetapi tetap berempati. Kami memang memang berbeda, tetapi tidak ingin diperlakukan beda. - - - Kamar rawat inap tempat Vidya dirawat, tampak lebih riuh dari ruangan lainnya. Ketiga karyawannya datang menjenguk, membawakan cake hasil recook mereka bertiga. Sedikit modifikasi dari resep utama dan membuat rasanya menjadi sangat enak. Dengan kehadiran ketiga karyawannya Vidya menyadari satu hal, dirinya tidak pernah sendirian. Selalu ada yang menemani dengan tulus. Dan kini Vidya mulai merutuki kebodohan yang telah ia lakukan, tetapi dari kebodohan itu dirinya mendapa

