Ingin rasanya mengingkari, dan berkata bahwasannya ia baik-baik saja, tapi – airmata dan tangisnya menggambarkan segala situasi yang sebenarnya terjadi pada Kiara. Ia tidak baik-baik saja, dan kini ia hanya butuh seseorang yang mampu membuatnya seakan benar-benar pulang ke rumah. "Aku ingin berkata aku baik-baik saja, tapi rasanya sangat sulit kalau begini." gumam kiara sembari memeluk tubuh Gita. Gita tidak tahu mengapa Kiara sampai memeluknya dan menangis sembari mendekapnya, ia hanya bisa diam, dan sesekali mengusap punggung wanita muda itu. "Ya sudah, kamu ceritakan padaku nanti, sekarang ayo ke kosan kamu, aku mau duduk. Aku lelah!" balas Gita pada saat itu. Kiara menghentikan tangisannya, dan ia akhirnya segera menuju ke arah pintu dan akhirnya membuka pintu kosan. Gita mel

