16 Penasaran

1945 Kata

Wawan dan Cindy terkejut melihat bos mereka dan Zhao Wei keluar dari mobil yang sama. Apalagi Fandy memegangi gadis itu seperti menampakkan kedekatan yang jauh berbeda dari biasanya. Keduanya terburu-buru mendekat untuk mencari tahu. “Nona Zhao Wei kenapa?” Wawan memperhatikan Zhao Wei dari atas ke bawah. Ia bisa melihat kakinya yang lemas. Fandy memandang pada Wawan dan Cindy bergantian. “Tolong siapkan air putih hangat ya,” perintahnya. “Bawa ke ruangan saya.” Saling bertukar pandang sejenak, yang diberi perintah langsung mengangguk dan pergi melaksanakan tugas. Tetapi yang namanya Cindy dan Wawan dikenal sebagai partner in crime jika sudah berkaitan tentang gosip terpanas di kantor. Bukannya segera ke pantry untuk mengambilkan segelas air, mereka berhenti lebih dulu di ruang kantor t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN