Pengumuman

1028 Kata

Rika menghela nafas mendengarnya, kemudian mengangguk paham. Yah, namanya juga pekerja sambilan, di samping jadi bawahan Rika, jadi uang-pun bakal lama terkumpul untuk acara melamar si gadis Pinky. ''Lagipula, asal Ken-kun sudah berniat menikahiku, mau kapan melamar juga tidak apa-apa.'' Rika nampak mengangguk-angguk atas ucapannya, kemudian mengecup pipi Ken dan malah kabur ke dalam setelah itu. ********* Minggu-minggu berikutnya dilalui dua pasangan itu seperti biasa. Uang hasil kerja keras Ken dipergunakan untuk membeli pintu kios, namun dengan begitu, sang mantan Tuan Muda itu jadi lebih bekerja keras demi Rika-nya. ''Ini,'' Rika nampak menyerahkan sesuatu ke hadapan Ken yang tengah menikmati sarapannya. Ken nampak melongo menatap benda tersebut seolah itu adalah hal teraneh sepanj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN