Lampu merah terang yang semula menyala di atas pintu ruang tindakan, kini mati. Sinyal itu adalah tanda bahwa operasi sudah selesai dilaksanakan. Dengan wajah cemas, Andara dan Jo menanti para medis ataupun dokter yang bertugas untuk memberikan kabar baik, serta menguntungkan bagi keduanya. "Dokter?" Andara menyapa lebih dulu dan Jo terus mendampinginya. "Ya." Dokter menghela napas panjang. "Operasinya berhasil?" tanya Jo terdengar lebih tertekan daripada Andara. "Jo?" Andara menatap Jo dan memeluk sahabatnya itu sekali lagi. Ini adalah pelukan kedua dari Andara untuknya. Dokter membuka kacamata dan memegangnya dengan tangan kanan. "Pasien selamat dan sebentar lagi akan dipindahkan ke ruang VIP." "Syukurlah." Andara dan Jo terdengar lega. "Pelurunya tidak mengenai jantung dan itu s

