Bukti Selanjutnya

2150 Kata

Setelah dari kantor polisi, Jo bergegas untuk pulang dan mengganti pakaiannya. Sebab, kemeja putih yang ia kenakan sudah kotor dan bernoda darah, begitu juga dengan jasnya yang berwarna tua. Pasca membersihkan diri, Jo makan seadanya hanya untuk membantu obat yang wajib ia konsumsi agar mampu diterima dengan baik oleh tubuhnya. "Malam, Kak?" sapa seseorang dari luar dan melangkah masuk karena pintu kamar tidak ditutup. "Sudah makan obatnya?" "Sudah Feli, tenang saja!" jawab Jo sambil mengancing pakaiannya. Mata gadis cantik belia itu tampak berkaca-kaca jika tengah mengingatkan Jo untuk meminum obatnya. Jo yang menyadari bahwa akhir-akhir ini tidak bisa meladeni adik perempuan yang merupakan keluarga satu-satunya milik Jo, menghentikan aktifitas jari-jari tangannya. "Hummmh." Jo memb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN