Sinar bulan purnama seperti menyinari punggung Bora yang gemetar. Tangannya makin erat memeluk tubuh Harun yang berlumuran darah. Tanganya dengan sangat perlahan membelai pipi Harun, semakin m*****i tangannya dan wajahnya dengan darah. Baju kembar mereka kini basah dengan darah, bau amis yang sangat menyengat sangat tercium dari arah keduanya. Mingyue hanya dapat berdiri kaku saat melihat adegan di hadapannya. Baru saja Harun menertawainya atas rambutnya yang terlihat seperti perempuan, baru saja ia mengatakan akan menemani istrinya untuk mengambil makanan dan minuman. Dan sekarang, tubuh berlumuran darahnya tidak bergerak sama sekali, dengan istrinya memeluk tubuhnya sambil terisak-isak, memanggil-manggil namanya seperti orang yang kerasukan. Bora mengelus-elus wajahnya, memukulnya den

