Asra mendarat tidak jauh dari tempat manekin kayu itu mendarat, kemudian berlari untuk mengejarnya. Asra memiliki pengelihatan malam yang baik, ia bisa melihat lari dari boneka itu mulai melambat dan sedikit pincang. Ia tidak tahu apakah itu karena pelaku yang berjalan pincang, atau karena manekin itu yang rusak. Ia mendengar langkah kaki yang sangat perlahan dari belakangnya. Ia menengokkan kepalanya, melihat Arata yang berlari mengikutinya. Ia sedikit mengerutkan dahinya. Ia memang mendengar seseorang ikut melompat dari balkon bersamanya. Awalnya ia mengira kalau itu adalah Mingyue, dan ia akan memarahinya karena meninggalkan Laksita yang sangat rentan. Ia tidak menduga bahwa yang akan ikut dengannya adalah orang yang sering ia lihat saat ada acara-acara penting seperti saat ini. Ia
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


