30

2020 Kata

Kepergian Oreo membuat Ona saat ini mulai takut dan merasa bersalah juga kepada Oreo. Ia takut jika kali ini Oreo benar-benar marah kepadanya. "It's okay, cowok kayak di ga perlu Lo tangisin Ona. Lagi pula Lo ga salah sama sekali, pilihan Lo udah benar. Toh juga nanti di balik lagi kesini kalo amarahnya udah reda." ujar Orion pada Ona yang saat ini masih saja menangis karena memang jika ia memiliki masalah dengan Oreo pasti ia menangis seperti ini. Apalagi jika Oreo marah dan meninggalkan dirinya. "Udah Ona nggak usah nangis lagi, gue yakin kok kalau Oreo itu pergi cuman buat ngalihin emosinya aja dan dia nanti juga bakalan balik lagi kalau emosinya udah reda. Kalau sendiri yang tadi bilang kalau nggak boleh ada k*******n di rumah lo ini." ujar Orion tapi Ona masih saja menangis. Ya, Ona

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN