BAB 23 – TULIP MERAH Aku sedang berada di toko buku yang terletak di salah satu mall di Jakarta, sama siapa lagi kalau bukan sama Ben. Ben sedang sibuk mencari-cari buku yang dibelinya. Tadi waktu ku tanya mau beli buku apa, Ben menjawab bahwa ia juga belum tahu buku apa yang ingin dibacanya, hanya saja stok buku bacaannya di rumah sudah habis terbaca. Jadi ia ingin mencari buku baru untuk dibaca. Aku jadi agak bingung bagaimana Ben bisa membagi waktunya yang begitu padat dan kebanyakan ia habiskan untuk bekerja, lalu ia juga masih bisa menyisihkan waktunya untuk membaca buku. Kalau aku sih jangankan membaca buku, sampai rumah setelah bekerja seharian kalau bisa rasanya ingin langsung merebahkan tubuh di kasur tanpa perlu mandi dan bersih-bersih dulu. Mungkin bedanya karena aku perempu

