Pencarian barang bukti untuk mengeluarkan Aksa dari tahanan dimulai. Kalla dan Bima, teman kepercayaan Aksa memikirkan cara bagaimana mereka bisa menemukan seorang saksi yang bisa menyelamatkan Aksa. Aksa tidaklah bersalah, meski sebelumnya Aksa memang sedang memberi pelajaran untuk Gibran. Tetapi, pelaku yang menabrak Gibran hingga koma bukanlah Aksa. Hal ini akan menambah kebencian beberapa orang kepada Kalla. Mama Aksa, Meira, hingga adik Gibran. Semua akan mengecap Kalla sebagai pelaku yang membuat semua orang menjadi seperti sekarang. Kalla akan disalahkan kehadirannya. Entah sebagai teman maupun pacar. Bima menyarankan Kalla untuk pergi ke rumah Aksa terlebih dahulu. Siapa tahu dengan datang ke rumah Aksa, semua akan jadi lebih mudah. Kalla pun menyetujui niat Bima. Kalla dan Bima

