Kalla, Meira, dan Aksa sedang menghabiskan waktu istirahatnya di kantin. Kebetulan waktu istirahat mereka bersamaan. Daripada keluar kampus, lebih baik menghemat waktu dan beralih ke kantin. Makanan yang dipesan sama seperti sebelumnya. Hampir sama setiap harinya. Menu akan berganti hanya jika mereka sudah benar benar bosan. Kalau belum, maka makanan yang ada di atas meja akan selalu sama. Obrolan tipis menghiasi makan sore mereka. Sebenarnya, bukan makan berat. Hanya Snack time sembari menunggu waktu kelas dimulai kembali. Kalla masih memikirkan rasa bersalahnya dengan Gibran. Sikap dingin Gibran meciptakan beban tersendiri di dalam hatinya. Meski begitu, tidak ada dalam pikiran Kalla untuk mengakhiri hubungannya dengan Gibran. Kalla masih ingin terus bersama dan menjalin hubungan deng

