Aku merasakan embusan napas yang begitu dekat dan sebuah tangan memeluk dengan posessif. Ketika membuka mata, yang pertama terlihat adalah wajah tampan Mister X. Apa yang terjadi? Kepala terasa berat. Astaga, aku mabuk tadi malam. Apa lagi ulahku kali ini? Semoga tidak sesuatu yang memalukan. Oh ya, pakaianku, apakah masih utuh? Kusingkap selimut yang menutupi tubuh. Ah, aku bernapas lega melihat pakaian yang masih utuh. Tapi ... tunggu! Sepertinya bukan ini baju yang kupakai tadi malam. Semoga saja kami tidak melakukannya lagi. Jika pun terjadi bukan karena aku yang menggodanya. Aku ingin bangkit tapi tangan pria itu menahannya. Ternyata dia sudah bangun. Dia menarik ke pelukannya. "Kau harus membayar atas apa yang kau lakukan tadi malam," ujar pria itu sambil merapatkan pelukan. "Apa

