Mister X melihat Seira duduk sendiri. Sepertinya wanita itu melamun. Dia ingin mendekat, tapi tidak jadi. Takut tergoda dan nantinya malah menyentuh wanita itu. Dirinya tak paham mengapa di dekat Seira gairahnya meledak-ledak. Hal yang tak pernah dia rasakan sebelumnya. Mister X ingin menjauhi Seira untuk sementara waktu. Dia tak ingin menyakiti wanita itu. Sekarang saja dia sudah merasa bersalah karena sudah menyentuh Seira. Seharusnya dia tak melakukan itu. Sadar diri bahwa dia pengecut. Tak ingin menjalin hubungan spesial dengan wanita. Biasanya mereka berangkat sama ke kantor. Pagi ini, Mister X meninggalkan Seira. Dia menyuruh Bari yang mengantar wanita itu. Sialnya, dia malah bertemu Maura di depan kantor yang sengaja datang untuk menemuinya. "Ar, aku bawakan makanan kesukaanmu,"

