Starla dan Syams pulang setelah mereka sepakat untuk memulai hidup baru. Syams tetap menerima Starla meski dia pikir gadis itu telah ternoda, sedangkan Starla yang merasa hidupnya sudah hancur tanpa memiliki arah dan tujuan, memilih memulai membuka lembaran baru bersama Syams. “Syams, aku lapar. Kita belum makan siang, loh,” ucap Starla ketika mereka dalam perjalanan pulang. “Makan di rumah aja. Burungku bisa mati kalau kita terlambat,” jawab Syams sambil berteriak karena suara angin terdengar sangat berisik di telinga. Syams menjalankan motornya dengan kecepatan tinggi karena sudah saatnya memberi makan pada baby lovebird. Sepanjang perjalanan pulang mereka melewati pinggiran telaga. Embusan angin membuat mereka tidak kepanasan, apalagi didukung dengan cuaca yang mendung. Starla sang

