Aisha menatap heran. Dari keluar gedung Quantum, dan sekarang di sepanjang perjalanan pulang kerja, ia mendapati Aslan yang mengemudikan mobil dan tampak sesekali melirik sambil senyum-senyum nggak jelas. Padahal, Aisha tidak sedang melucu. Tidak juga sedang mengajak pria itu berbincang romantis. Lantas, apa yang membuat Aslan bersikap aneh? Apa jangan-jangan ada sesuatu hal memalukan mengenai dirinya yang baru saja Aslan lihat atau dengar? Mencurigakan! Padahal, tadi waktu di kantor, suaminya itu bersikap biasa saja. Pokoknya, ini nggak boleh dibiarkan. "Kak Aslan?" panggil Aisha segera dan langsung mendapat perhatian dari Aslan. "Iya, apa sayang?" "Kakak kenapa ketawa-ketawa nggak jelas gitu, sih? Emang ada lucu? Atau ada yang salah sama aku?" Aslan tidak langsung menyahut. Pria i

