Selama ini, selama dua puluh tiga tahun hidup, menikahi Aslan adalah hal paling tidak terduga bagi diri Aisha. Jauh, sebelum mendiang Amira memperkenalkan sosok Aslan, Aisha sudah lebih dulu tahu dan kenal. Pria tampan tapi dingin, ketus, pelit bicara, dan juga begitu menyebalkan tersebut memang digandrungi dan di idolakan para mahasiswi di tempat Aisha berkuliah. Entah, nilai plus bagian mana yang membuat Aslan begitu digila-gilai para perempuan. Aisha sendiri jujur tidak menyukai sosok Aslan dari awal. Dirinya menganggap dosan muda tersebut begitu sombong dan sok kegantengan. Namun, sepertinya Tuhan senang mempermainkan hidup Aisha. Siapa sangka dirinya malah terjebak dalam situasi sulit yang mengharuskan dirinya menikah dengan orang yang sebenarnya tidak sama sekali ia suka. Awalnya

