55. Aisha Kepusingan

2040 Kata

Aisha termenung. Di ruang kerjanya, semenjak pagi ia terus kepikiran atas pesan singkat yang semalam ayahnya kirimkan. Abi : Gimana, Aisha. Apa kamu bisa membantu Abi? Sebelum ini, saat Rauf yang tiba-tiba datang berkunjung ke rumahnya dengan dalih sudah lama mencari dan rindu ingin bertemu, Aisha sempat mengajukan pertanyaan. Ia tentu penasaran apa yang menjadi alasan sang ayah pergi begitu saja. Ia juga ingin tahu bagaimana kehidupan pria itu saat berada di luar sana. Begitu banyak pertanyaan yang timbul. Semuanya berkumpul. Berkecamuk, meminta untuk segera diperjelas atau klarifikasi. Paling tidak, Aisha yang sebenarnya masih syok ini bisa lebih sedikit tenang. "Panjang ceritanya, Aisha. Dulu Abi pernah begitu bersedih karena harus kehilangan mendiang Ibu kandungmu. Setelah menikah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN