Kebohongan

1028 Kata

Malam itu Reza telah tertidur pulas, nafasnya terdengar lembut dan teratur. Sepertinya gadis itu sangat kelelahan setelah perjalanan panjangnya dari Bojonegoro ke Purwodadi. Kuputuskan untuk turun ke lantai bawah. Memastikan Yasmin agar tidak merajuk kepadaku karena kehadiran Reza di rumah ini.    Perlahan-lahan aku mengendap-endap keluar dari dalam kamar. Lalu turun menuju lantai bawah. Karena kebetulan kamar Yasmin berada di lantai bawah.   Cikrett!!   Kubuka pintu kamar Yasmin, gadis mungil itu sedang duduk di tepi ranjang dengan wajah sembab pasti karena terlalu banyak menangis. Dadanya bergerak naik turun dengan suara isakan. Kulangkahkan kakiku perlahan menghampirinya. Kusentuh kedua tangannya yang berada di pangkuannya, namun ia menepisnya kasar.   "Yas!" ucapku mendongak me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN