Masa Lalu

1111 Kata

Netraku membeliak memanas, air mataku runtuh berjatuhan tanpa mampu kutahan saat melihat sebuah bingkai foto yang berada di dalam kamar Yasmin.   Sebuah foto pernikahan terpasang jelas pada dinding kamar Yasmin. Iya, foto Mas Bagas dengan perempuan berkulit sawo matang itu dengan balutan baju pengantin adat daerah Purwodadi.   Lututku seketika lamas, jantungku telah melompat dari tempurungnya. Kepalaku teras nyut-nyutan sesaat tatapanku pun menjadi kabur dan tubuhku terhuyun jatuh di atas lantai.   'Mas Bagas Setega ini kamu denganku, tenyata benar firasatku selama ini. Kamu telah mengkhianati cinta kita, Mas! '   Aku tergugu dalam tangisan tak bersuara. Hatiku sakit, bahkan sangat sakit sekali.   Sepersekian detik aku hanyut dalam lukaku. Seperti orang yang kehilangan akal, aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN