Sepulang dari restauran, Faisal memutuskan untuk langsung menemui Audrey di rumahnya. Walaupun waktu telah menunjukkan pukul 21.30 ia nekad mendatangi rumah kekasihnya itu. Ini kali pertama untuknya datang ke sini, meskipun mereka sudah berpacaran kurang lebih selama 2 tahun, tetapi Audrey tidak pernah mengenalkan Faisal pada keluarganya. Lebih tepatnya ia yang tidak mau dikenalkan karena merasa belum siap. "Assalamualaikum," salam Faisal seraya mengetuk pintu sebanyak tiga kali. Tak lama pintu terbuka dan menampilkan sosok wanita paruh baya yang masih terlihat cantik membuat Faisal sejenak terdiam karena terpesona. "Wassalamu'alaikum, cari siapa, ya?" tanya Mayang. "A-anu ... i-itu. Emm, saya ...." Faisal tampak bingung, entah mengapa perasaannya jadi gugup seperti ini. Mayang men

