Kebohongan yang gue susun terbongkar karena kebodohan sendiri. Gue yang bilang pergi makan rujak sama Kak Safa dan Rindu, tapi malah nggak ingat kalau gue punya alergi sama kacang. Dari situ gue menyadari kenapa Papi tanya bumbu rujak apa yang gue makan sama Kak Safa dan Rindu semalam. Meja makan menjadi hening. Buat Davian nggak membutuhkan waktu lama untuk mengerti kenapa Papi membahas soal alergi gue. Cowok itu diam sepintas. Setelahnya menyuapkan makanan ke dalam mulutnya seolah nggak terjadi apa-apa. Beda dari anak lelakinya yang cepat paham situasi. Mami malah menatap gue lalu ke Papi secara bergantian. "Papi lupa sama alergi anak sendiri? Mana bisa Natla makan makanan dari bahan yang ada kacangnya!" omel Mami sambil menutup toples besar berisikan rempeyek kacang yang akan dikiri
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


