Natla: Berjuang Keras "Saya nggak akan berhenti mengirim kamu surat, sampai kamu unblock nomor saya." Sekeras apa pun gue menghindari Raja, maka akan semakin keras pula laki-laki itu mengejar gue. Ada banyak banget akal-akalannya supaya gue meng-unblock nomornya atau yang lebih menguntungkannya lagi, gue mau ketemu sama dia. Nggak, gue nggak mau lihat wajahnya lagi! "Fatia balik ke kelas ya." Gue melipat surat dan meletakkan di atas meja. "Bu Natla nggak mau bales suratnya Om Raja?" tanyanya polos. Kedua mata gue memejam rapat. Merasa dongkol luar biasa kepada laki-laki itu. Bisa-bisanya dia memanfaatkan anak kecil kayak Fatia! Dia mengirimi gue surat hampir setiap hari. Mengirim gue banyak makanan menjelang jam makan siang ke sekolah sampai-sampai bikin gue malu setengah mati.

