Sebuah ancaman

1915 Kata

“Bukankah, kalung ini untuk ibumu?” tanya Elena. “Yah tapi itu hanya sekedar alasan saja, aku tidak mungkin mengatakan jika itu adalah kado dariku untukmu.” jawab Adrian kebingungan, dia tidak mengerti dengan respon Elena yang tidak seperti biasanya. “Apa kau yakin ini untukku? Atau kau mungkin lupa pernah memberikan kalung ini untuk orang lain.” Pertanyaan Elena seakan menjadi teka-teki bagi Adrian. “Apa maksudnya pertanyaanmu itu? Jangan membuatku bingung Elena.” kata Adrian mulai bernada tinggi, dia merasa kesal dengan Elena yang terlalu bertele-tele hanya untuk menerima hadiah. “Kenapa nada suaramu meninggi? Aku kan hanya bertanya saja.” balas Elena sama kesalnya. Keduanya kini dalam situasi yang tidak nyaman. “Sudahlah jika kau tidak mau menerimanya.” kata Adrian kesal, di le

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN