Clara & Melvin 4 : Pujian Darinya

1674 Kata

“Aish, sial. Aku sepertinya benar-benar harus mempekerjakan seseorang untuk membantuku di toko,” ucap Clara sembari terburu-buru mengunci pintu toko dan berlari dengan buket bunga yang memenuhi pelukannya. Clara bahkan tidak bisa berbasa-basi bersama dengan Adolf yang cukup santai karena waktu santai di café-nya. Clara langsung berlari karena saat ini dirinya harus segera mengantarkan beberapa buket bunga yang dipesan oleh sebuah instansi yang akan mengadakan acara. Sebenarnya Clara memang sudah berpengalaman dalam menerima pesan antar seperti ini. Namun, sialnya hari ini tidak ada yang bisa mengantarkan bunga-bunga tersebut. Hingga mendesak Clara sendiri untuk melakukan hal tersebut. Dengan napas terengah-engah, Clara memilih untuk memakai jalan pintas yang sebenarnya cukup berbahaya u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN