“Gila!” seru Anita saat dirinya hampir tersedak bir yang tengah ia minum. Hal itu terjadi, karena Clara baru saja bercerita bahwa ia bertemu dengan pria yang sama dengan pria yang selama ini menjadi fantasi seksnya. “Jadi, pria itu benar-benar memiliki wajah yang persis sama dengan pria yang selalu datang pada mimpi panasmu? Wah, itu gila. Aku merasa jika ini adalah cerita fiksi yang tengah kau ciptakan,” ucap Anita terlihat sangat tidak percaya. Clara mengangguk. “Akan lebih mudah bagiku, jika ini memang benar-benar cerita karangan. Tapi nyatanya, ini adalah hal yang kualami. Aku benar-benar hampir gila, saat semua ingatan mengenai mimpi itu berkelebat dalam kepalaku, sementara pria dengan wajah yang sama tengah berada di hadapanku,” ucap Clara lalu menyesap bir yang telah ia isi ulang.

