Saat kamu mulai berdamai dengan rasa sakit, pasti ada orang lain yang mengingatkannya kembali. Hampir satu bulan berlalu, Tari kembali menjalani aktivitasnya seperti biasa. Ia juga beberapa kali berkonsultasi di salah satu rekannya yang merupakan seorang psikologis agar tidak bertindak ceroboh lagi seperti kemarin. Keceriaan Tari juga telah kembali, dan Raja masih selalu membuatnya kesal. Tari mengikuti kelas kuliah seperti biasa, fokus memerhatikan materi yang dibawakan dosennya. Disampingnya Raquel duduk dengan wajah tertekuk tampak tidak fokus. Begitu kuliah selesai, seluruh mahasiswa langsung bergegas keluar. Tari menatap Raquel yang membereskan barangnya dengan tergesa. “Ra, lo gak apa-apa?” tanya Tari menahan pergelangan tangan Raquel. Raquel menggelengkan kepalanya.

