Berantakan

1011 Kata

Kaizar tertegun, dia ingin menjelaskan semuanya. Akan tetapi, mulutnya seakan kelu, hingga tak ada kata apa pun yang keluar dari mulutnya itu. "Yang jelas kamu berharga, dan aku mencintaimu!" ucap Kaizar, dia tak memiliki kata-kata manis untuk dijabarkan lagi. "Cih! Benarkan seorang pria yang mencintai seorang wanita akan tega tidur dengan wanita lain? Hmh?" cecar Nara, dia tak luluh begitu saja kali ini. "Tentu saja tidak! Aku benar-benar tak ingat dengan kejadian kemarin, Ra! Jika aku ingat, aku akan menolaknya demi diriku sendiri!" sergah Kaizar, dia berusaha keras menahan emosinya, tak ingin membuat Nara semakin kecewa. Namun, pertanyaan-pertanyaan dari Nara seolah memprovokasi emosi Kaizar, yang perlahan membuatnya meledak. "Ah, aku tidak tahu harus mempercayaimu atau tidak. Untu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN