CHAPTER 20

1150 Kata

Kaffa telah kembali kerumahnya atas perintah dokter. Lagi pula beberapa hari ini keadaan Kaffa sudah mulai membaik. "Sayang, jangan terlalu banyak bergerak. Lihat kepala Kaffa masih pakai perban." Lea berucap dengan lembut. "Ya.. mommy." Seru Kaffa pelan yang terbaring. "Seka---" Tiba-tiba Lea mendengar keributan terjadi diluar sana. Entah apa yang terjadi Lea juga tak tahu. Lantaran harus menemani Kaffa sampai tertidur, wanita itu pun tidak mencari tahu yang terjadi. Dihalaman Lea dengan keberanian penuh, seorang Kaffa Reondra tidak bisa menahan dirinya bertemu putranya. Meski pun tahu jika Alzio melarangnya keras. Ia pun tak perduli prihal tersebut. Ting.. tong.. Bel rumah Lea berbunyi, seorang paruh bayah yang membukanya. "Maaf, cari siapa." Tanya Bibi yang bekerja rumah Lea.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN