Dikediaman rumah Falea, saat ini Kaffa bermain dengan putranya. Bocah merasa sangat bahagia, sebelumnya Lea tak pernah melihat anaknya Kaffa melonjak kegirangan. Sementara Lea saat ini, ia tengah membuatkan Kaffa minuman. "Ehhhmmmm.." Della berdehem menghampiri Lea di dapur. "Kak Della, butuh suatu biar Lea ambilkan." Ujar Lea melihat Della. "Enggak." Jawab singkat Della. "Lalu." "Aku mau kamu Jujur. Kamu cintakan sama Kaffa." Tanya Della dengan merengkuh lengan Lea. Lea memalingkan tubuhnya, pertanyaan Della mengingatkan Lea pada Kaffa yang meminta jawaban tentang hubungan mereka. "Kak, pertanyaan itu terlalu sensitive. Aku enggak bisa jawab." "Kenapa?? Karena kenyataannya kamu masih cinta sama Kaffa." Sambung Aldio yang berada dibelakang Lea dan Della. "Kak Dio." Lirih Lea. "

