Kaffa sadar dari koma panjangnya, dia membuka matanya perlahan yang Hanya ada Bunda dan ayahnya ketika itu. "Bunda.. Ayah.." Ucap Kaffa terdengar suara seraknya. "Kaffa.." Bangkit sang Bunda menghampiri Kaffa yang terbaring diranjangnya. "Kaf.. kamu sudah sadar sayang." "Bun, dimana Kaffa?" Tanya lelaki itu dengan tubuhnya masih melemah kaku. "Kamu dirumah sakit, Kaf." Jawab Bundanya merintih sedih. "Jangan banyak bergerak dulu. Ayah kamu sedang memanggil dokter." Kaffa masih terasa sakit kepalanya, dia belum pulih sepenuhnya. Ia berusaha mengingat apa yang terjadi pada dirinya hingga disini. Kaffa teringat bagaimana dia bisa kecelakaan, ada sebuah mobil, hingga dia menabrak sebuah truck. 'Astaga Lea! Bagaimana Lea?' "Bun, dimana Lea. Aku kecelakaan bersama Lea. Dia baik-baik aja ka

