Nyatanya takdir itu penuh rahasia, dimana Kita tidak bisa memilih kemauan hati tapi justru takdir menentukan segalanya. Jika pernah luka, itu sudah dirasakan Lea. Tapi bahagia juga telah dirasakannya. Setelah keluar dari Rumah Sakit. Kaffa langsung memboyong istrinya kembali ke istana mereka. Sudah terasa memiliki kehangatan dalam hatinya, seusai pedih menghujami Lea. Lea tengah menyusui sih baby Fafa yang lucu. "Mommy sekarang ngerasa lengkap punya kamu." "Aku enggak." Sambung suaminya yang seakan iri pada bayi kecil itu. "Kayaknya kamu udah tau jawabannya." "Apa jawabannya. Aku mou dengar dari kamu." "Nyebelin deh kamu. Diam ah, Fafa mau tidur. Mendingan kamu temani Kaffa main Sana." "Aku maunya main Sama kamu." Ucap Kaffa menggeliut manja pada Lea, membuat Lea tersenyum geli. "

