Seminggu setelah kejadian penampar tidak ada satu pun yang berbicara pada Zio dan mengungkit tentang Kaffa. Bahkan Lea semakin merasa seperti di penjara oleh kakaknya sendiri. Zio tidak memperbolehkan Lea untuk keluar rumah walau hanya sebatas untuk mengantar Kaffa sekolah. Bukan itu saja, Zio tidak mengijinkan Lea bekerja lagi diperusahaan Kaffa. Hidup benar-benar suram akibat kakaknya sendiri. Ia hanya bisa pasrah tanpa menentang apapun. Pagi hari itu, Entah bagaimana Zio mengundang Donny membuat Aldio, Lea, bahkan Della istri semakin menggeram pada tingkah Zio. "Pagi semua." Kikuk Donny yang baru saja datang. Seakan menatap ketajaman pada Alzio, Lea tanpa bersahut atau basa-basi ia pergi meninggal ruangan makan tersebut. "Le, Lea." Panggil Aldio. "Sumpah, lo keterlaluan yo." Geram

