CHAPTER 28

1619 Kata

Kaffa sudah menunggu Lea untuk bersiap mengantar Kaffa dan tentunya ke kantor bersama. Putra mereka sudah rapih dan bersiap. Tanpa direncanakan mereka bertemu Della mau pun Alzio. "Mommy, nanti pulang siapa yang jemput." Tanya bocah itu. "Biar Daddy yang jemput." Daddy?!? Lea refleks langsung mencubit perut Kaffa tanpa ampun. Ia berpikir bagaimana jika putranya itu bertanya hal aneh. Apa yang harus dijawabnya. "Apaan sih kamu cubit-cubit. Kangen ya." Ringis Kaffa yang menyentir. "Habis kamu nyebelin. Ngapain juga bilang daddy pada Kaffa. Kalau dia--" "Enggak papa kok mommy, tan Taffa jadi punya Daddy, Ayah, dan Papa. Kan keren." "Kaffa." Lirih Lea tak percaya jika Daddy dan anak ini sama kompaknya. Akhirnya mereka didepan sekolah Kaffa, Pria itu menggendong Kaffa dengan senang sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN