Barry yang tengah duduk berdua bermanjaan bersama Cherry merasakan sakunya bergetar. Seseorang mengubungi ponselnya yang dia masukan ke saku depan celana jeansnya. "Siapa?" Cherry mengangkat kepalanya yang sejak tadi disandarkan di bahu Barry. "Shaka." Jawab Barry sambil memperlihatkan layar ponselnya pada Cherry. "Angkat!" "Iya!" Barry mentap tombol jawab pada layar retak ponselnya. "Halo, Sak!" "Bar! Emak lu, Bar! Emak lu!" "Emak gue kenapa Sak?" "Emak lu!" "Iya kenapa emak gue???" Barry berteriak. Sejenak dia ingat ancaman sang ibu saat dia akan pergi menemui Cherry tadi. Mungkinkah ibunya melalukan sesuatu yang berbahaya? Apakah ibunya tak sekedar menggertak dirinya saja tadi? Barry mendadak ketakutan. "Ada apa, Bar?" Tanya Cherry. "Enggak tahu, Shaka enggak jelas banget

