Sixty One

2083 Kata

"Gue harus bikin Cherry enggak bisa ninggalin gue. Dan gue punya satu cara. Dengan cara itu, Cherry enggak akan bisa ninggalin aku. Bagaimanapun kondisinya nanti." Barry bicara sendiri seraya mengemudikan motor bututnya menuju rumah Cherry. "Iya, gue harus lakuin itu!" Tekadnya. Suara klakson berisik memasuki pelataran rumah mewah Cherry. Tak lama kemudian seorang wanita berambut panjang berlari kecil menyambut kekasihnya. Suara motor seperti itu, tak lain tak bukan pastilah suara motor Barry. "Hei.." Barry merengkuh tubuh Cherry sambil tersenyum hangat. "Eh, kenapa nih? Tumben banget romantis kamu." Cherry mencubit pipi Barry. "Ehm, aku kangen." "Sama aku juga." "Jalan yuk!" Barry merapikan helaian rambut Cherry yang berterbangan terkena semilir angin. Mereka tengah berada di depa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN