Sixty Two

1949 Kata

Hari sudah gelap, lampu-lampu disekitar nampak manis berpendaran dalam kegelapan. Angin lebih kencang dari siang tadi. Cherry ingin tetap berada di tepi pantai tapi Barry melarangnya. "Enggak! Nanti kamu sakit! Angin malam enggak baik buat kesehatan!" Tegas Barry saat Cherry merengek ingin tetap tinggal. "Tapi aku masih mau menghabiskan waktu sama kamu. Di rumah aku jenuh, suntuk!" "Ehm, kalau gitu kita cari hotel aja. Yang ada balkon menghadap ke laut. Jadi, kamu tetep bisa liat ombak tapi dari tempat yang lebih hangat dibandingkan di luar gini." "Hotel? Kamu mau apa?" Cherry menutupi dirinya dengan tangan. "Wkwkwk, mau apa memangnya?" "Awas ya kalau kamu genit!" "Biarin! Kan kamu pacar aku!" "Ish." "Yuk, cari hotel!" Cherry mengangguk. Area wisata itu memang menyediakan banya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN