"Semuanya karena wanita itu, Bu. Dia udah godain Barry sampai Barry ninggalin Giana kaya gini." "Neng, Ibu bakalan tegur dia. Pokoknya Emak mau kalian baik-baik aja. Emak enggak mau Barry masuk penjara segala." Ibu Barry bergidik sendiri karena ngeri. Membayangkan Barry digelandang oleh petugas kepolisian, baru dibayangkan saja sudah amat mengerikan. Bagaimana jika itu benar-benar terjadi. "Giana minta tolong ya, Bu." "Iya, Neng iya. Kamu yang sabar ya. Eh, panggil Emak aja enggak mau ya? Dari tadi Ibu terus. Enakan dipanggil emak!" "Iya, E-mak." jawab Giana agak canggung. "Nah, gitu kan enak. Emak minta maaf ya Neng, emak enggak tahu kalau Barry begitu ke neng. Sampe segitunya bikin neng sakit dan kecewa. Emak juga kaget pas tahu kalau hubungan kalian udah sejauh itu. Emak kaget tap

