Fourty Four

1014 Kata

Barry masih mengintai di luar lobby. Sesekali security tadi menatap ke arahnya, setiap kali itu terjadi Barry buru-buru melakukan hal lain seperti mengecek ponselnya atau mendongak tak jelas. "Ck, mau sampai kapan ya gue di sini? Ada enggak ya cara lain biar aku bisa nemuin Vano?" Barry sekarang duduk di tepi jalan. Sekali lagi menoleh ke arah pintu masuk lobby, setelah itu menyerah dan pergi begitu saja. Cherry memutuskan untuk kembali pulang. Satu kebohongan ditorehkan oleh kekasihnya itu. Entah ada apa gerangan hingga dia harus menyambangi apartemen tempat Vano tinggal. * Keesokan harinya, Giana datang ke rumah Barry seorang diri. Mengenakkan pakaian santai dan sandal karet. Tak ada orang tua yang datang mendampinginya. Dia pergi diam-diam dengan merencanakan sesuatu. "Video ini m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN