Sweet heart

1319 Kata

Muntia sedari tadi memperhatikan Dara yang melamun memandangi awan dari jendela kaca pesawat. Ia pikir awalnya ini akan sangat asik, tapi wajah mendung Dara membuat dirinya ikutan malas berangkat menuju kantor pusat Jakarta. Ia sangat paham betul, Skylar bukan bocah yang suka bersosialita. Itu yang menyebabkan bocah kecil yang menjadi keponakan kesayangannya tak ingin sama sekali mengikuti ibunya pindah ke Ibukota. "Ekhem...." Muntia menarik atensi Dara hingga wanita itu menoleh ke arahnya karena dia sengaja mendeham. Dara lantas kembali memperbaiki duduknya untuk menghadap kedepan dan mengambil salah satu majalah yang di siapkan di kursi penumpang depannya yang tersalip dalam kantong belakang kursi, untuk mengusir rasa jengah dan bosan dalam hatinya. "Kira-kira di kantor pusat nanti, k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN