Kau tidak mengenal ku

1807 Kata
Yogi memeriksa CCTV dari laptopnya,dan benar saja Tania datang bersama banyak pria berbadan besar,dia sudah tau seluk beluk rumah Reynold sehingga dia bisa masuk dengan gampangnya "aku tidak akan membalas Tania dengan tangan ku,karena bagaimanapun dia pernah mengisi hati ku dan ranjang ku" Reynold tersenyum melihat Tania seperti orang kalap melihat semua isi kamar Hanen dulu,karena semua isi lemari itu baju bermerek terkenal "tapi kau menampar pipi Hanen berulang kali,padahal mereka sudah bilang bukan mereka yang melakukan nya" Yogi sangat tidak terima jika Reynold memperlakukan Tania istimewa sedangkan Hanen dengan mudahnya dia menampar pipi nya "itu karena salah paham bukan karena aku sengaja,dan jangan kau bahas lagi" Reynold menyudahi pembahasan tentang Hanen "kenapa Tania seperti ini Rey, bukannya kalian sering di kamar itu, harusnya dia sudah tau semua isi lemari itu, dan tidak seperti orang bingung begitu" Yogi tak percaya apa yang dilihatnya "kami memang bermain di situ Yogi tapi dia tak pernah bisa membuka itu, karena aku selalu marah jika dia menyentuh nya" Reynold sangat menjaga semua isi rumahnya dari Tania agar tidak ada yang disentuhnya. sementara di kamar,Hanen cepat cepat memandikan Winnie karena dia takut terlambat ke rumah sakit,untung Jessi datang untuk membantu nya "sini,kau bersiaplah" Jessi melanjutkan membereskan Winnie agar Hanen tidak terlambat ke rumah sakit "terima kasih nyonya,aku sudah terlambat sekali" Hanen berlari lari merapikan laptop dan tas nya yang berserakan "Hanen jangan panggil aku nyonya, panggil saja Mije, apa kau mau" Jessie tidak suka panggilan Nyonya dia merasa tidak layak untuk itu "baiklah Mije,mami Jessi kan kepanjangan nya" Hanen keluar dari kamar setelah Jessi tertawa Hanen tau maksudnya "Yogi,biar mereka disini dulu,apa kau keberatan dengan mereka disini, rumah ku sedang tidak aman saat ini" Reynold senang dia bisa tidur dengan Hanen lagi malam ini "tentu saja, tapi kau bisa tidur di kamar atas Rey, seperti nya Hanen risih kau tidur bersamanya" Yogi tidak tau jika macan tutul Hanen sudah berhasil di jinak kan oleh Reynold "Winnie akan menangis,biar saja kami di situ,bisa kau buatkan baby box buat Winnie, apakah boleh" Reynold bertanya lagi "pasti,aku akan membuat itu dikamarnya" Yogi senang rumah nya akan ramai dengan hadirnya Winnie "Yogi, Hanen sudah luluh pada ku" Reynold mulai bercerita pada orang kepercayaannya "apa kalian sudah" Yogi menatap Reynold curiga "ternyata sangat mudah mendapatkan nya,aku sudah mendapatkan bibir nya" Reynold tertawa mengingat bibir indah Hanen "kau mau mempermainkan nya, bodoh sekali Hanen,di jebak oleh kau" Yogi tidak akan terima,karena Hanen wanita yang baik baik Hanen tersenyum mendengar pembicaraan Reynold dan Yogi, Reynold mempermainkan nya,dia kembali ke kamarnya dan memberikan s**u pada Jesi "Mije,aku pergi dulu titip Winnie ya" Hanen mengambil tasnya dan mencium pipi Winnie "hati hati sayang" Jesi mencium pipi Hanen "bye Mije" Hanen keluar dan meminta supir Yogi mengantar nya "sayang,kau mau pergi" Reynold berdiri dan ingin memeluk Hanen. "aku pinjam supir sebentar Yogi" Hanen mendorong Reynold dan berlalu begitu saja Yogi tersenyum melihat Hanen yang mengacuhkan Reynold, kebodohan terbesar Reynold selalu tidak mau melihat keadaan jika sudah membahas wanita,karena Yogi sudah melihat Hanen dari cermin saat mengambil air "kenapa dia" Reynold bingung pada Hanen yang mengacuhkan nya "baguslah, wanita yang kau anggap sepele sedang menguji kau sekarang" Yogi pergi ke kamar Winnie untuk melihat kamarnya "Hanen,kau kenapa" Reynold tidak sadar sama sekali "bodohnya aku mengikhlaskan bibir ku disentuh oleh bibirnya,aku pikir dia tulus ternyata dia hanya penasaran untuk mendapatkan ku" Hanen tersenyum dengan hati yang terluka sesampainya di rumah sakit Hanen mulai memeriksa proposal permintaan obat obatan "Dokter Hanen, sepertinya tenaga medis kita sangat membutuhkan obat-obatan dan bahan makanan sekarang" Yuni sahabat Hanen menghampiri Hanen saat dia melihat Hanen yang sedang melamun "tenaga medis kita baru berangkat 2 hari yang lalu,dan persediaan yang mereka bawa itu cukup untuk 1 bulan,kenapa bisa semuanya habis,apa kau tidak salah membuat proposal" Hanen merasa ada yang janggal dengan permintaan obat ke rumah sakit "Hanen, ketika 1 helikopter membawa tenaga medis dan 1 helikopter membawa perlengkapan obat dan makanan,apa kau tau 1 Helikopter sampai 1 jam kemudian bagaimana bisa yang 1 nya terlambat sementara kedua nya sama sama berangkat" Yuni menjelaskan pada Hanen kejanggalan yang ada saat pengantaran tenaga medis dan obat-obatan "tidak bisa seperti itu,mereka harusnya sampai dengan waktu yang sama,semua obat obatan dan makanan itu disumbangkan oleh tuan Reynold" Hanen semakin bingung dengan apa yang terjadi "helikopter juga punya tuan Reynold" Yuni ingat betul Reynold yang memberikan bantuannya saat dia menelfon "aku ke ruangan pak Soni dulu" Hanen berlari ke ruangan pak Soni tapi dia tidak ada sementara di rumah Reynold anak buah Reynold sudah dilepaskan semua dan mereka sedang di obati oleh Weki "rumah ini sudah tidak aman sekali sekarang" Reynold melihat rumah nya yang sudah dimasuki banyak orang dan sudah tidak privasi lagi bagi dia "apa ada barang yang hilang" Yogi melihat kondisi rumah yang tak berantakan "aku tidak yakin ada yang hilang, tapi aku takut ada alat penyadap disini" Reynold memeriksa kamar yang dipakai nya bersama Tania "biar ku periksa dulu, supaya aku yakin" Yogi masuk ke ruang kerjanya,ruang kerja dan kamar Reynold hanya bisa dimasuki Reynold , Hanen dan Yogi saja jadi hanya itu yang aman Reynold mengumpulkan barang-barang Winnie untuk dibawanya ke rumah Yogi,dan hp Reynold berdering "maaf pak Reynold saya Yuni dari rumah sakit menghubungi bapak,kami ingin minta izin memakai helikopter untuk mengantar obat obatan dan makanan ke desa pak" Yuni menghubungi Reynold setelah mendapat persetujuan dari Hanen "aku tidak keberatan jika itu yang kalian perlukan,tapi bukankah baru 2 hari semua diantarkan kenapa sudah habis, persediaan makanan itu cukup 1 bulan,apa warga desa mencapai ribuan orang"Reynold tau persediaan makanan sangat banyak dikirim karena dia yang. langsung turun tangan "tapi saat helikopter yang membawa makanan datang,semuanya sudah seperti di buka buka pak Reynold dan tidak utuh lagi,dan jumlah makanan nya juga sedikit pak" Yuni menjelaskan berdasarkan laporan yang diterima nya dari penanggung jawab makanan di desa "jika ini berdasarkan laporan dari desa maka aku akan urus dulu masalah ini,dan aku akan segera menghubungi ke rumah sakit" Reynold memutuskan sambungan telfon nya Reynold mencari Weki dan anak buahnya,dia memerintahkan memanggil pilot yang membawa Helikopter berisi makanan Reynold yang mencemaskan Winnie menghubungi Jesi "Jesi,apakah Winnie menangis" "tidak tuan,dia sedang tertidur pulas" Jesi tak meninggalkan Winnie sedikit pun karena dia takut Winnie menangis jika dia tidak di samping nya "kalau ada apa apa cepat hubungi aku Jessi" Reynold memutuskan sambungan Telfonnya Weki memberi kabar pada Reynold bahwa pilot yang seharusnya membawa helikopter sudah tak bernyawa didalam kamarnya dalam keadaan di ikat Reynold memerintahkan anak buahnya untuk segera mengurus mayat pilot nya dan berikan uang santunan buat istri dan anak nya,dan menyuruh mereka segera kembali ke rumah nya "ada apa Rey" Yogi sedang memeriksa ruang tamu dari penyadap "pilot Frank tewas dikamar nya,dan yang membawa helikopter ku bukan orang suruhan kita,semua bahan makanan sampai dengan keadaan rusak" Reynold menceritakan pada Yogi "berani nya mereka bermain main dengan kau, apa dia iblis atau malaikat sehingga tidak takut mati di tangan mu" Yogi merasa ngeri dengan nasib orang ang akan dihabisi oleh Reynold kali ini "aku memang bukan manusia yang benar, tapi aku manusia yang tidak suka jika hak orang susah dirampas, apalagi sedang ada bencana di desa itu" Reynold bersiap siap untuk menemui pilot itu lagi bersama Yogi,tidak akan ada kata ampun Reynold, Aston dan Yogi pergi ke tempat helikopter nya di letakkan, Aston sudah membawa 2 orang yang menemani pilot membawa bahan makanan ke desa "tuan, mereka penghianat yang telah merusak bahan pangan dan obat obatan yang harusnya dibawa ke desa" Aston menjatuhkan nya tepat di kaki Reynold yang sedang menghisap rokok Reynold langsung menendang wajah 2 orang yang menemani pilot membawa makanan "kau tau kan,aku yang mengirim kalian untuk mengirim bahan makanan dan obat obatan, tapi kenapa pilot Frank tewas di kamarnya" "maaf tuan, kami diancam akan dibunuh,kami tau saat helikopter berhenti di tempat lain bahwa bukan pilot Frank yang menerbangkan nya, tapi kami tidak berkutik tuan, ampuni kami" jawab salah satu orang itu sambil gemetaran Reynold dan Yogi sangat bingung dengan penjelasan 2 orang yang didepan mereka "bicara yang jelas" Aston menginjak perut 2 orang yang tak berdaya itu sekarang "sebutkan nama kalian" Yogi jongkok di depan 2 orang yang sudah lemah dihadapan nya "Tedi dan Sarlos tuan" jawab mereka "Kalian berdua nanti akan kami urus" Yogi memerintahkan pada Aston untuk mengurus Tedi dan Sarlos Reynold menghubungi no pilot Frank dan itu diangkat oleh Jeriko yang membunuh pilot Frank "ya tuan,apa anda butuh helikopter sekarang" Jeriko sangat bersemangat sekali dengan panggilan Reynold. "segera antar bahan makanan ke desa,kau akan terbang bersama Tedi dan Sarlos kira kira 1 jam lagi" Reynold memutuskan sambungan telfonnya dan menatap helikopter nya Jeriko menelfon Gaston dan menyampaikan bahwa dia akan mengantarkan barang nya lagi siang ini "siapkan uang nya Tuan, barang panas akan datang,kau tidak akan menyesal" disusul dengan tawa Jeriko Reynold sudah menyusun rencana untuk menjebak Jeriko agar dia tertangkap basah saat berhenti di tempat lain nanti,Reynold tidak mengisinya dengan bahan makan,dia hanya mengisi box besar sampah plastik untuk menjebak Jeriko Aston pun sudah membereskan Tedi dan Sarlos, kemudian dia mengikuti perintah Reynold untuk menyamar jadi Tedi dan satu lagi anak buahnya menjadi Sarlos "Tedi,kita akan berangkat ke desa bersiap siaplah,kau bawa Sarlos bersama mu" Jeriko menelfon Tedi karena hanya mereka yang mau menerima suap "begini pak,kita berangkat dari tempat helikopter saja karena tadi tuan Reynold sudah mengirimkan semua yang akan dibawa kesini" Aston menjawab dengan tenang "baiklah, aku akan datang cepat agar bisa menyelundupkan senjata dan obat terlarang" Jeriko mematikan telfonnya dan Reynold sudah mendengar semuanya dan tersenyum "kau kotor kan helikopter ku ini dengan barang seperti itu,lihat saja nanti akhir dari hidupmu" Reynold mengepal kan tangannya dan menahan amarahnya setelah lama mobil Jeriko datang dan dia langsung menuju helikopter tapi dia heran karena bahan makanan nya sudah di susun dalam box besar, "bagaimana aku menyelundupkan ini,jika sudah di tutup rapi begini" Jeriko kebingungan, sampai salah seorang anak buah Aston datang dengan membawa bahan makanan sebagai tambahan nya "maaf pak,ini ada beberapa baju hangat untuk anak anak desa" suruhan Aston menurunkan nya dari mobil dan memberikan nya pada Jeriko,tentu saja senyum kemenangan tergambar di wajah Jeriko. dengan cepat Jeriko mengeluarkan barang barang yang akan diberikan nya pada Gaston dan memasukan nya dalam plastik besar yang berisi pakaian "dia sudah tidak mau hidup lagi ya" Reynold tersenyum sinis tak berapa lama setelah semua selesai, Aston dan salah satu anak buahnya sudah menyamar menjadi Tedi dam Sarlos dengan memakai masker dan kaca mata hitam serta topi juga "ini buat kalian, uang cuci segar" Jeriko langsung mengeluarkan uang dari tasnya dan memberikan pada Aston dan bodyguardnya
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN