52 Hari berganti. Sore itu, Arya dan Dahayu telah kembali ke Surabaya. Mereka langsung dikerumuni kedua bocah yang bergantian menanyakan kondisi sang nenek. Arya menjelaskan semuanya dengan bahasa yang sederhana, hingga Aldi dan Aldo bisa memahaminya. Sementara Alfian, nyaris tidak mau lepas dari sang ibu yang terpaksa memangkunya lebih lama. Meskipun badannya pegal-pegal, tetapi Dahayu tidak tega menurunkan bayi berbaju cokelat tersebut. Langit senja perlahan menggelap. Dahayu menyerahkan Alfian pada Intan. Kemudian dia bangkit dan jalan menuju tangga. Kala Dahayu sedang mandi, Westy dan Ririn tiba dari butik. Mereka memberikan kue pesanan Dahayu pada Wahyuni, lalu keduanya menyusul sang bos di kamar tamu. Dahayu keluar dari toilet sambil menggosok-gosokkan rambut ke handuk putih

